Sunday, June 3, 2012


Saat peringati Harkitnas, Bupati KBB geram oleh tingkah PNS
Bupati KBB H.Abubakar didampingi Wakil Bupati KBB H.Ernawan Natasyaputra dan Kadiskdikpora hj. Agustin Piryanti berdialog langsung dengan para siswa yang mendapatkan penghargaan pada upacara Harkitna. ( Kiri ) H.Abubakar setelah upacara melakukan pres conpres dan menyesalkan tindakan PNS tersebut dan dia meminta kepada para Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) untuk menegluarkan teguran keras pada mereka.
Batujajar. KBB, SPJB,-  Upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) di SMAN 1 Batujajar Kabupaten Bandung Barat dicederai oleh tingkah ketidakdisiplinan PNS. H.Abubakar, menegur pegawai negeri sipil (PNS) saat upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tahun 2012, Senin (21/5) di lapang SMAN I Batujajar. Pasalnya, sebagian PNS membubarkan diri disaat upacara Harkitnas tersebut masih berlangsung.“Stop dulu, jangan dulu bubar karena upacara belum selesai,” kata Bupati Abubakar, seraya menunjukan tangan ke arah para PNS barisan belakang yang hendak membubarkan diri.
Mendapat teguran bupati, sontak para PNS tersebut menghentikan langkahnya dan kembali ke barisan upacara. Sementara Satuan Polisi Pamong Pradja (Satpol PP) mengejar PNS yang kadung menjauh dari lapangan tersebut. Upacara Harkitnas di KBB kali ini dilaksanakan di halaman SMAN I Batujajar diikuti seluruh PNS KBB, para anggota dewan KBB, siswa perwakilan beberapa sekolah serta undangan lainnya.Usai upacara tersebut, bupati mengatakan tindakan membubarkan diri dalam upacara tersebut merupakan tindakan indisipliner. Padahal kata bupati, PNS seharusnya mentaati disiplin PNS sesuai aturan dan sumpah jabatan yang pernah diikrarkannya dulu. Selain itu, mereka juga seharusnya menghargai PNS lainnya yang tetap disiplin dan serius mengikuti jalannya upacara. Bupati menyesalkan tindakan PNS tersebut dan dia meminta kepada para Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) untuk menegluarkan teguran keras pada mereka. Karena itu, dia meminta hal seperti ini tidak akan terulang kembali. “Saya tadi sempat mengeluarkan teguran keras kepada para PNS. Namun sesudah acara berakhir saya pun meminta maaf dan bersalam-salaman dengan para peserta upacara,” ujarnya.
Pasalnya, PNS dari Pemkab Bandung Barat itu telah membubarkan diri disaat upacara sedang berlangsung. Sontak saja, kejadian tersebut membuat geram Bupati Abubakar.
Tak rela melihat anak buahnya menyepelekan peristiwa bersejarah, Abubakar meminta seluruh PNS yang hendak membubarkan diri tersebut untuk kembali ke barisannya semula.
“Tolong, jangan dulu bubar karena upacara belum selesai. Itu PNS yang di barisan belakang, mau kemana? Upacara belum selesai,” kata Abubakar dengan nada tinggi seraya menunjukan tangan ke arah para PNS barisan belakang yang hendak membubarkan diri, hari ini.
Mendengar ucapan tersebut, para PNS tersebut menghentikan langkahnya dan kembali ke barisan upacara.Ditemui wartawan usai upacara Abubakar mengatakan sikap membubarkan diri PNS sebelum upacara selesai merupakan tindakan pelanggaran. Seharusnya PNS mentaati disiplin PNS sesuai aturan dan sumpah jabatan yang pernah diikrarkannya dulu.
“Oleh karenanya, saya meminta kepada pimpinan SKPD untuk mengeluarkan teguran keras para bawahannya yang tidak disiplin,” pungkasnya. ( LINA )

No comments:

Post a Comment